Jumat, 27 Maret 2020

Menanam Rumput Gajah Mini untuk Dekorasi Rumah


Rumput gajah mini sering digunakan sebagai bagian dari dekorasi luar rumah. Rumput ini menjadi solusi bagi kamu yang memiliki lahan terbatas akan tetapi ingin memiliki halaman yang hijau. Rumput ini memiliki nama latin yaitu Pennisetum purpureum schumach. Keunikan rumput ini adalah ukuran daunnya yang sangat kecil. Sehingga, dapat digunakan di lahan yang terbatas. Ada beberapa manfaat yang dihasilkan oleh rumput ini seperti menghasilkan tampilan rumput yang cantik. Tampilan rumput ini terlihat lebih seragam dan bagus dibandingkan rumput yang lain karena daunnya yang tumbuh menyamping bukan ke atas dan warna hijau yang lebih pekat. 

Selain itu, perawatan yang dibutuhkan juga relatif lebih mudah. Kamu mungkin cukup memangkasnya sekali-kali. Kenapa? Tekstur daun yang tumbuh menyamping menghasilkan rumput yang lebih pendek dibandingkan rumput biasa. Selain itu, rumput ini juga dikenal dapat bertahan di tengah serangan pathogen tanah. Sehingga, kemungkinan untuk hidup lebih besar. Selain itu, gulma juga akan sulit tumbuh di tengah rumput ini. Kamu juga tidak perlu khawatir biaya untuk membeli rumput ini karena harga rumput ini lebih murah dibandingkan rumput jenis lain. 

Kamu mungkin bertanya-tanya tentang cara menanam rumput gajah mini. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa perawatan rumput jenis ini relatif lebih mudah daripada rumput jenis lainnya. Hal itu juga berlaku dengan cara menanam rumput ini. Bagaimana caranya? Pertama, kamu harus menyiapkan bibit rumput ini. Kamu dapat membelinya di beberapa tempat seperti toko pertanian, toko tanaman, atau online shop. Setelah itu, kamu perlu menyiapkan lahan yang sesuai dengan karakteristik gajah mini ini. Kamu perlu memastikan bahwa struktur dan ketinggian tanah dasar harus mengarah ke lubang air. Kenapa? Hal ini untuk mencegah pembusukan daun akibat air yang disiram. Kamu juga perlu memastikan tidak ada rumput liar yang mengganggu tumbuh dari rumput ini. 

Tanah merah dapat diratakan di atas tanah dasar karena tanah merah akan menjadi dasar rumput ini untuk tumbuh. Setelah itu, kamu bisa menanam rumput ini dengan jarak tertentu sekitar 3 – 5 cm. Hal ini diperlukan agar rumput dapat tumbuh secara merata. Setelah itu, kamu dapat menambah pupuk untuk menjaga tumbuh kembang dari rumput ini. Pupuk organik lebih disarankan untuk dipakai di masa awal tumbuh rumput. Akan tetapi, setelah beberapa minggu, pupuk urea dapat mulai diberikan. Kenapa? Pupuk organik mengandung unsur hara yang tidak dimiliki oleh pupuk urea. Sementara itu, rumput ini membutuhkan unsur hara untuk laju tumbuh di masa awal. 

Setelah menanam rumput, kamu perlu melakukan beberapa macam perawatan agar rumput dapat tumbuh dengan baik. Kamu perlu menyiram rumput secara rutin. Penyiraman dapat dilakukan dua kali dalam sehari. Pagi dan sore hari. Akan tetapi jangan berlebihan dalam menggunakan air untuk menyiram agar daun rumput tidak cepat membusuk. Meskipun gulma sulit tumbuh di dalam rumput ini, kamu tetap perlu untuk melakukan pengecekan dan menyiangi gulma yang mengganggu. Adanya gulma akan menyebabkan kekeringan dan menahan laju tumbuh rumput ini. Setelah itu, kamu perlu memberikan pupuk secara teratur agar laju tumbuh rumput ini tidak terhambat. Jika kamu ingin mendapatkan hasil yang maksimal dalam penanaman rumput ini, kamu bisa melakukannya saat musim hujan. Karena saat itu, tanah punya cadangan air yang cukup untuk menunjang tumbuh kembang rumput tersebut.


EmoticonEmoticon